Salah satu operasi besar yang dikaitkan dengan Dewi adalah penyelundupan 2 ton sabu, yang berhasil digagalkan aparat.
Ario menyebut penyitaan tersebut berdampak sangat signifikan terhadap keselamatan publik.
“Penangkapan 2 ton sabu tersebut berhasil menyelamatkan sekitar 8 juta jiwa dari ancaman bahaya narkotika,” pungkasnya.
Keberhasilan membawa pulang salah satu buronan paling dicari ini sekaligus menunjukkan meningkatnya efektivitas operasi lintas negara yang dilakukan Indonesia.
Penangkapan Dewi Astutik menjadi penegasan bahwa jaringan sindikat internasional semakin terdesak dan BNN terus memperluas pengejaran terhadap figur-figur utama lainnya, termasuk mereka yang masih aktif beroperasi di kawasan Golden Triangle.
Kini, Dewi akan menjalani proses hukum di Indonesia, sementara BNN memastikan bahwa investigasi terhadap jaringan yang terkait dengannya akan terus berlanjut.*
Artikel Terkait
Kisah Guru NTT yang Akhirnya Jadi PPPK Usai Videonya Ditanggapi Prabowo: Sampai Tidak Bisa Berjalan, Sa Baru Berhenti Mengajar
Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah di Kubu Raya: Pelantikan PCM dan Pemberian Award
FH UM Pontianak Gelar Seminar MK, Hadirkan Hakim Mahkamah Konstitusi Ridwan Mansyur
Evaluasi Pengelolaan Hutan Mencuat usai Rentetan Bencana di Sumatera, DPR Jadwalkan Rapat Khusus dengan Kementerian Kehutanan
Melihat Dampak Bencana Meluas, Cak Imin Minta Pemerintah Lakukan ‘Taubatan Nasuha’ dalam Kebijakan
Bawaslu Kubu Raya Terima Kunjungan KPU untuk Matangkan Persiapan Rapat Pleno PDPB Triwulan IV 2025
Bawaslu Kubu Raya Awasi Langsung Pleno PDPB Triwulan IV 2025 di Kantor KPU
Kantor SAR Pontianak Raih Humanity Action Award di Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah
Bawaslu Kubu Raya Terima Muhammadiyah Award di Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah
Hidimu Kalbar Resmi Dilantik, Muhammadiyah Siapkan Langkah Besar untuk Gerakan Inklusi Disabilitas