Program ini juga menekankan pembentukan karakter melalui modul dan kurikulum terstruktur. Peserta akan mengikuti pengenalan dasar, pembelajaran melalui Learning Management System (LMS), paparan dari pemangku kepentingan, sesi coaching dan mentoring, hingga presentasi akhir sebagai bentuk refleksi pembelajaran.
Di tingkat kemahasiswaan, FEBI akan memperkuat peran Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) sebagai organisasi mahasiswa di bawah pembinaan BEI. Fakultas juga merencanakan perluasan literasi pasar modal ke sekolah-sekolah melalui pembentukan sister galeri atau galeri edukasi.
Dr. Samsul menegaskan bahwa kemitraan ini dibangun atas prinsip saling menguntungkan dan setara. Ia optimistis kerja sama FEBI dan BEI akan menjadi langkah penting dalam menyiapkan generasi muda Kalimantan Barat yang literat finansial, profesional, dan siap berkontribusi dalam penguatan ekonomi syariah nasional.
Artikel Terkait
20 Mahasiswa UMY Tuntaskan KKN di Pontianak, PWM Kalbar Harap Pengabdian Berlanjut ke Daerah Lain
LPDP Beberkan Riwayat Studi DS usai Viral Postingan ‘Cukup Saya WNI, Anak Jangan’ di Jagat Medsos
Semarak Ramadan 1447 H, Aisyiyah Kubu Raya Berbagi Pakaian Layak Pakai untuk Warga
Bawaslu Kalbar Gandeng Kanwil Kemenag Perluas Edukasi Pengawasan Demokrasi
Ramadan Penuh Kebersamaan, Festival Mancing Kubu Raya Satukan Warga Jelang Berbuka
Sujiwo Tekankan Kedekatan Emosional Pemerintah dan Masyarakat Saat Safari Ramadan di Parit Baru
Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam KM Dharma Ferry II
Kapolres Kubu Raya Klarifikasi Kasus Viral “Kakek Jadi Tersangka”: Proses Hukum Sudah Sesuai Prosedur dan Diuji Praperadilan
Ribuan Warga Sumenep Booking Tempat Tarawih Sejak Siang, Ternyata Ada Tradisi Tahunan Bagi-bagi Amplop Rp300 Ribu
FOMDA Kalbar Soroti Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, Dorong Fase Akselerasi